Rikardo Pardede’s sanguinity

Seuntai Kata-kata.

  • Tanggal-tanggal

    December 2009
    M T W T F S S
    « Sep    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Arsip

  • Post2 Terakhir

  • Foto-foto

    n1266850920_30325710_966danau

    n1266850920_30253569_9054pohon

    n1266850920_30325837_1115

    OhLaLa00010

    Perosotan, Yei!

    More Photos
  • Jumlah Kunjungan

    • 781 kunjungan

Kipas Kristal

Posted by rikardopardede on December 13, 2009

Tulisan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan alat yang digunakan orang-orang untuk menyejukkan diri. Apalagi dengan struktur yang berdensitas lebih besar dari struktur amorf yang telah memusingkan kepala banyak orang. Tulisan ini murni mengenai orang Kristen. Mengapa tentang orang Kristen? Karena sekarang adalah waktu yang tepat untuk membahasnya: Natal.

Natal adalah suatu hal yang lazim dikaitkan dengan pohon natal, ibadah gereja, kandang domba, lampin, palungan, orang-orang Majus. Suatu perayaan besar akan lahirnya seorang bayi, Juruselamat dunia. Setiap orang menunggu-nunggunya, setiap orang merayakannya, setiap orang sibuk mencari-cari hadiah, sibuk mengikuti ibadah-ibadah natal dan perayaannya di banyak gereja. Semua orang bersukacita, bahkan Tuhan pun tersenyum melihatnya. Benarkah?

Kebanyakan orang mungkin memiliki euphoria yang tinggi terhadap natal. Tapi tidak semua orang. Banyak orang yang mungkin tiap-tiap harinya bergumul tentang apa yang akan dilakukannya untuk keberlangsungan hidupnya, banyak juga yang sedang berduka dan tidak memiliki siapa-siapa untuk merayakannya di saat begitu banyak orang di tengah kelimpahannya bisa mengeluarkan uang yang besar untuk merayakan dan menikmati indahnya natal. Pertanyaannya sekarang adalah, sebanarnya apa esensi dari natal itu sendiri?

Natal bukanlah suatu perayaan, melainkan wujud Kasih Kristus yang nyata bagi manusia. Di dalam pemikiran manusia, natal adalah suatu keindahan. Tetapi jika saja kita mau melihat kembali apa yang terjadi pada hari kelahiran itu, di situlah kita boleh mengerti betapa butuh perjuangan keras dan ketotalan dalam memberi dari orang-orang pilihan Allah agar benar bahwa kita boleh merayakannya sekarang. Wahyu pasal 12 jelas-jelas memaparkan suatu kejadian nyata pada masa kelahiran yang betul-betul menyeramkan dan sangat menakutkan bagi manusia.

Kelahiran bukanlah suatu tujuan Allah, melainkan kematian di kayu salib sebagai penebusan. Bahkan hari Jumat Agung dan Paskah pun sudah diramaikan dengan segala pesta dan hadiah-hadiah. Padahal apa yang sebenarnya terjadi pada saat itu adalah suatu derita yang luar biasa bagi Anak Manusia. Derita yang memungkinkan kita sekarang untuk merayakan ini semua dan beroleh Kasih Karunia itu.

Orang-orang Kristen telah kehilangan esensi dari Natal itu sendiri. Semua orang telah sibuk dengan dirinya sendiri, meningkatkan eksistensi dirinya di dalam segala bentuk perayaan-perayaan. Tidak lagi melibatkan Allah di dalam segala perayaan-perayaan itu apalagi di dalam kesehariaannya. Padahal kalau kita mau sadari dan akui, natal itu sendiri adalah merupakan hari ulang tahun dari Yesus itu sendiri. Tetapi orang-orang yang mengaku adalah pengikutNya malah tidak melibatkanNya sama sekali di dalam hari jadiNya. Sungguh ironis apa yang terjadi sekarang.

Sebagai orang Kristen yang benar dan bertumbuh di dalam iman, kasih adalah sesuatu  yang harusnya kita tonjolkan di dalam hari natal ini. Menonjolkan kasih sama dengan menonjolkan Kristus yang merupakan Kasih yang sempurna itu. Banyak hal yang bisa kita lakukan, melihat orang-orang di jalanan, mengunjungi panti asuhan, memberikan sumbangan. Hal-hal itu mungkin terlalu ekstrem, tapi masih mungkin dilakukan. Tidak harus hal-hal demikian, berkunjung ke tempat teman yang sedang tidak bersama keluarga, share bersama tentang natal, makan bersama, memberikan ucapan kepada orang-orang sekitar kita, saling mendoakan, saling mendukung mungkin adalah cara-cara yang bisa kita lakukan untuk boleh menyikap natal dengan benar. Jadi jangan sekali-kali menyingkirkan diri Yesus dari dalam diri kita, jangan halangi Dia bekerja dalam diri kita, jangan sampai di hari ulang tahunNya kita yang bekerja sendirian.

Jadi masih adakah tempat bagi Yesus di dalam diri kita? Ataukah kita mau mengulangi situasi dimana Yusuf dan Maria tidak mendapatkan tempat untuk kelahiran kecuali di kandang domba? Tidak maukah kita memberikan tempat bagi Yesus di hati kita? Jika kita memang mau bertumbuh di dalamNya, maka natal ini akan luar biasa karena hanya menyangkut tentang Dia dan bukan kita.

Terakhir sekali. Penasaran mengapa judul tulisan ini “Kipas Kristal?”. Ini adalah singkatan dari “Kristen Paskah dan Kristen Natal” yang merupakan fenomena yang kita lihat sekarang. Jadi jangan sampai fenomena ini menjadi benar di dalam diri kita dan lingkungan kita. Apalagi bila kita memikirkan hal ini sampai berkeringat dan menyejukkan diri dengan sebuah kipas kristal yang sesungguhnya. Hohoho. ^.^

CLU

-smiles 4 u-

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Angin Sepoi-sepoi (Tentang Social Network)

Posted by rikardopardede on September 20, 2009

Lagi pengen menulis hari ini, sudah lama juga tidak menulis dan menuangkan kreatifitas dengan tinta dan kertas (emangnya zaman kapan??)
Sedikit tentang Social Networks…..
Ada begitu banyak social network yang sekarang sudah mewabah bagi semua orang, dimulai dari (ini perjalanan hidup saia) Friendster (FS), Facebook, Twitter, Tumblr, dan sekarang yang sangat saia gandrungi adalah PLURK. Sebanarnya kalau mau dilihat secara seksama, banyak sekali keuntungan yang didapatkan dengan mengikuti segala macam “jejaring sosial” ini. Segala perkembangan berita, segala kabar up-to-date, segala proses perkenalan, samapi segala hal yang berbau tidak penting juga ada disana. Dan salah satu bagian yang saia senangi adalah saat-saat ber-5 log (22/7), hohoho

Tetapi tetap saja ini membawa keburukan masing-masing, selain habisnya waktu, tugas terbengkalai, anak lupa dimandikan dan diberi makan, suami lupa dimasakin air panas, TV lupa ditonton (lho), dan yang paling parah adalah ketika tingkat ke-GJ-an dan ke-jayus-an anak2 (terutama mahasiswa) meningkat drastis.

Haha, sebenarnya ini hanya tulisan yang biasa saja yang sudah diketahui orang banyak, just control ourselves, kalo bia maka ikutilah saya
FS n FB: rikardopardede@gmail.com
PLURK: http://www.plurk.com/rikardopardede
Twitter: http://www.twitter.com/rikardopardede

Haha, see you

CLU
-smiles 4 u-

Posted in Uncategorized | 2 Comments »

What will make everything else seem so small??

Posted by rikardopardede on September 13, 2009

Coba dengerin lagu ini………

Ini liriknya, coba dicermati….

What you got if you ain’t got love?
The kind that you just wanna give away
It’s okay to open up
Go ahead and let the light shine through

I know it’s hard on a rainy day
You wanna shut the world out
And just be left alone
But don’t run out on your faith

‘Cause sometimes that mountain you’ve been climbing
Is just a grain of sand
And what you’ve been out there searching for forever
Is in your hands

And when you figure out
Love is all that matters after all
It sure makes everything else
Seem so small

It’s so easy to get lost inside
A problem that seems so big at the time
It’s like a river that’s so wide
It swallows you whole

While you’re sitting around thinking ’bout what you can’t change
And worrying about all the wrong things
Time’s flying by, moving so fast
You better make it count ’cause you can’t get it back

Sometimes that mountain you’ve been climbing
Is just a grain of sand
And what you’ve been out there searching for forever
Is in your hands

Oh, and when you figure out
Love is all that matters after all
It sure makes everything else
Seem so small!

Sometimes that mountain you’ve been climbing
Is just a grain of sand
And what you’ve been out there searching for forever
Is in your hands

And then you figure out
Love is all that matters after all
It sure makes everything else
Oh, it sure makes everything else
Seem so small

Hehehe, hanya ingin berbagi sedikit lagu yang menurutku sangat bagus,, thanx

CLU
-smiles 4 u-

Posted in Thinking, renungan | Leave a Comment »

DIVA

Posted by rikardopardede on August 28, 2009

Proker:
1. bank soal: mencari, mengumpulkan, mengetik. dan mengedit soal dan jawaban
2. Training: matlab dan hysis (jaga, pastikan kelengkapan, kembalikan kunci, buat sertifikat, cari trainer)
3. advokasi DO: mengingatkan orang-orang tersebut tentang jadwal ujian susulan, SP
4. kompre: nunggu yang ujian selesai, mintai soal, kumpulkan, ketik
5. makrab: makan2 bareng, foto2 bareng
6. kopi sore: hubungi dosen/pembicara, tentukan ruangan, izin ruangan, konsumsi (bila ada)
7. mahasiswa ber prestasi: koosdinasi dengan dosen tentang syarat2nya, publikasi

Promosi:
1. training gratis
2. prosol harga modal
3. akses lebih ke Bank Soal
4. frekuensi makrab (makan2) sering

Magang:
1. buat kelompok belajar 2008
2. adakan makrab dan foto bareng
3. kopi sore subjur
4. ketik prosol semester genap
5. aduokasi DO
6. koordinasi responsi dengan asisten untuk 2008
7. minta soal kompre (wisuda oktober)

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »